Desa Watupayung Kembali Adakan Sedekah Bumi Yang Sempat Berhenti Karena Covid-19.
Presisihukumnews.com
Pekalongan (Kajen) - Kepala Desa Watupayung Zaeni melepas kirab (karnaval) budaya gunungan yang berisi hasil bumi desa Watupayung kecamatan Kesesi kabupaten Pekalongan berupa buah-buahan dan hasil bumi lainnya sebagai awal kegiatan sedekah bumi yang di adakan oleh pemerintah desa Watupayung dan partisipasi masyarakat setempat, Sabtu (18/6/2022.)
Hadir pada acara tersebut Kepala desa Watupayung Zaeni, seluruh Perangkat desa Watupayung,Babinkamtibmas Polsek Kesesi,Babinsa Koramil Kesesi, Hansip,Tokoh Masyarakat,ketua dan Pengurus Rt/Rw dan warga desa Watupayung.
Zaeni menyampaikan bahwa sedekah bumi murni dari warga yang sudah di rancang jauh-jauh sebelunnya selama satu minggu, atas kekompakan dan semangat dari warga desa Watupayung, acara ini bisa terselengara dengan baik.
"Adanya Sedekah Bumi ini,semoga tanah kita yang di injak di desa Watupayung ,membawa berkah tersendiri untuk warga desa Watupayung,"do'a Kades Zaeni kepada warga desa Watupayung.
Acara pelepasan kirab budaya dimulai dari balai desa Watupayung kecamatan Kesesi kabupaten Pekalongan dengan di iringi drumbend dari Kedungwuni kabupaten Pekalongan dengan berjalan mengelilingi pedukuhan di desa watupayung dan berakhir dikantor balai desa setempat.
Antusias warga desa Watupayung kecamatan Kesesi kabupaten Pekalongan untuk menyambut adat budaya kirab tersebit disambut dengan senang hati,terlihat dari ramainya masyarakat menunggu rombongan kirab budaya di tepi jalan meski cuaca dalam kondisi hujan.
Masyarakat merasa senang dengan di adakannya kegiatan kirab tersebut, menurut beliau kegiatan semacam ini sudah ada sejak dulu, " Sedekah bumi ini sudah ada sejak saya kecil mas, kegiatan semacam ini merupakan turun menurun dari wariskan nenek mayang desa watupayung,"kata warga desa watupayung.
Gunungan yang berisi buah-buahan dari hasil bumi lainnya merupakan partisipasi dari masyarakat pedukuhan yang ada di desa Watupayung untuk acara sedekah bumi.
Sedekah bumi yang di adakan di desa Watupayung mengagendakan beberapa kegiatan,diantaranya bersih-bersih lingkungan ditiap-tiap pedukuhan,kirab budaya gunungan dari hasil bumi desa Watupayung,selamatan dengan pembacaan do'a rasa syukur atas rezeki dari Allah SWT yang diberikan kepada masyarakat desa Watupayung dan pertunjukan wayang dengan dalang Bambang dari desa Sumub Lor kecamatan Sragi kabupaten Pekalongan.
Puncak dari kirab budaya tersebut masyarakat desa Watupayung di suguhkan berbegai atraksi yang ditampilkan oleh group drumbend dari Kedungwuni kabupaten Pekalongan.(Mur Dwi Raharjo
Komentar
Posting Komentar